Aku selalu saja berfikir
Merangkai kata-kata indah untuk memuji indah wajahmu
Aku tak ingin semua berakhir
Membingkai senyummu yang merekah
Meraja d hidupmu tanpa jemu
Kini ku selalu ingin menjauh
Tak ingin lagi menunggu di jiwa lain kau berlabuh
Kini ku selalu menjauh
Tak ingin lagi menunggu di jiwa lain ku kan berlabuh
Jerit di tengah pailit
Tanah merah mulai meregang
Mengeras menahan terik
Hidup tanpa waktu senggang
Mengeras suara habis memekik
Besama debu ku membaca dalam gelap
Adakah kau melihat aku..?
Diantara puing-puing yang telah kau hancurkan
Adakah kau mendengar aku..?
Saat aku memekik diantara antrian yang mencekik
Di bawah langit aku bersandar
Kelak Ia akan buat kau sadar







0 komentar:
Posting Komentar