Waktupun bergulir kembali
Bergulir untuk masa sulit
Jauh dari huru-hara dan kebohongan dunia
Hati bahagia bak terlepas bencana
Kupandangi manusia-manusia baru
Hitam putih yang terbasahi keringat
Masih awam untuk mengenal
Juga ku kenal
Kini sedang belajar menjadi kuat
jelang akhir dari minggu awal
Ku dapati satu pesona dalam gelap
Suara indah nan menusuk hati
Mengombak riuh dalam pikiran setelahnya
Pada saat banyak pihak cari anggota
Ku tertuju pandang pada insane itu
Namun telat gapau aku padanya
Ternyata seribu mata membidiknya
Sekarang..
ku hanya bisa bermain mata
Saat bersua
Tak mungkin sentuhnya aromanya
Akupun pasrah
Tak ada daya, upaya, usaha, dan...
Aku hanya bisa berdo'a
Bahkan







0 komentar:
Posting Komentar